Tepat Jumat, 31 Maret 2023 lalu, Twitter merilis open source algoritma timeline “For You”. Rangkaian kode algoritma ini tentunya menjawab banyak pertanyaan para spesialis media sosial untuk mengoptimasi Twitter.

Sebelumnya, sejak Januari 2023 Twitter mengganti User Interface mereka lewat dibuatnya tab “For You” dan “Following” di timeline user. Tab “For You” terdiri atas Tweet yang relevan dengan interest user berdasarkan algoritma rekomendasi dalam urutan reverse-chronological. Sementara itu, tab “Following” terdiri dari tampilan Tweet akun yang diikuti user secara kronologis.

Perpisahan tab ini membuat Tweet yang paling baru dari akun yang diikuti sekalipun tidak bisa selalu mencapai audiens, dan Tweet yang relevan bukan dari akun yang di-follow akan muncul di timeline. Sehingga untuk memastikan Tweet sampai kepada audiens, poster harus menerapkan cara optimasi Tweet yang strategis agar dinilai layak untuk masuk ke timeline “For You”.

4 Faktor Utama Ranking Twitter

Sebelum bedah satu-satu cara optimasi Tweet, #HaloKawan perlu tahu kalau Twitter memiliki empat faktor utama ranking Tweet untuk timeline Home, Trends, dan Topics.

1. Kebaruan

Twitter memprioritaskan Trend dari topik yang populer saat ini. Tweet tentang Topics dan current events biasanya muncul di timeline Home paling atas.

2. Relevansi

Twitter membangun profil tiap user lewat engagement yang pernah dilakukan sebelumnya seperti likes, retweet, reply. Twitter mendata berapa banyak Tweet yang kamu buat pada sebuah Topic dan memprioritaskan akun yang sering kamu engage dengan Topic yang kamu follow untuk tampil pertama. Lokasi juga jadi elemen penting atas kriteria relevansi Tweet yang akan ditampilkan kepada user.

3. Engagement

Twitter memprioritaskan Tweet populer yang tidak kamu ikuti, dilihat dari engagement-nya (retweet, reply, likes).

4. Rich Media

Twitter mengorganisasi Tweet berdasarkan jenis media yang ditampilkan. Foto dan video yang disematkan pada Tweet menjadi faktor Twitter meningkatkan rangking Tweet untuk ditampilkan. Sementara itu, Twitter akan menurunkan ranking Tweet apabila hanya terdapat URL dan tanpa teks.

7 Tips Optimasi Tweet

Nah #HaloKawan, berdasarkan empat faktor utama di atas, berikut 7 tips turunan yang bisa kamu terapkan agar Tweet kamu kemungkinan besar masuk di feed “For You”!

1. Konsisten aktif di Twitter

Mengoptimasi Tweet sesederhana aktif di Twitter secara konsisten. Konsisten menge-Tweet membuat sebuah brand terlihat profesional dan bisa diandalkan, serta memiliki kesempatan lebih banyak untuk menjangkau audiens lebih luas. Hootsuite menyarankan untuk konsisten online di Twitter setidaknya 1-2 kali, dan maksimal 3-5 kali per harinya.

Menge-Tweet di jam yang tepat juga bisa membantu konten kamu mendapatkan banyak engagement. Waktu paling optimal biasanya setiap hari pukul 12 siang hingga 3 sore, dan Sabtu pukul 1 siang.

2. Langganan Twitter Blue agar verified

Bukan rahasia lagi kalau tanda centang biru verified bisa memperluas jangkauan Tweet, dan meningkatkan reliabilitas akunnya. Sekarang, semua brand sudah bisa langganan Twitter Blue dan mendapatkan manfaat didorong langsung ke reply, search, dan mention di paling atas halaman.

Baca Juga: Serba-Serbi Twitter Blue

3. Menggunakan hashtag dan retweet dengan strategis

Hashtag masih jadi langkah yang tepat untuk mendapatkan perhatian di Twitter. Data dari Twitter menunjukkan bahwa iklan mendapat 10 persen lebih banyak perhatian dari audiens kalau menggunakan hashtag yang sesuai. Selama hashtag-nya masih relevan dengan produk yang ditawarkan, silakan digunakan, asal jangan sampai spam.

Retweet juga bisa jadi cara brand menunjukkan nilai-nilai yang dipegang brand, mengendarai tren, sambil tetap “berinteraksi” dengan audiens secara konsisten tanpa nge-tweet. Kamu bisa retweet dari akun profesional yang ada dalam industri kamu, atau retweet tweet sendiri yang pernah berperforma baik.

4. Ikuti obrolan yang sedang hangat dan relevan

Naiki “wave” nya dengan cari tren dan topik terhangat warganet yang pesannya sejalan dengan brand kamu. Dengan begitu, brand punya kesempatan untuk ikut dalam obrolan, bahkan memimpin obrolan yang ada di Twitter.

5. Pakai foto, video, dan GIF

Tweet dengan foto, video, dan GIF lebih diprioritaskan oleh algoritma. Twitter memperbolehkan maksimal 4 foto atau video pada setiap Tweet. Jangan lupa untuk menambahkan caption, karena dapat memperlama waktu user melihat Tweet sebanyak 28 persen.

6. Repurpose konten kamu yang paling bagus performanya

Jika konten kamu pernah viral sebelumnya di Twitter, kamu bisa repurpose ulang pesan konten tersebut dengan angle yang berbeda. Kamu juga bisa retweet konten sendiri agar jangkauan konten sebelumya bisa lebih luas.

Membuat konten dengan angle yang berbeda-beda dengan satu topik yang sama juga bisa jadi strategi A/B Testing untuk mengetahui apa yang disukai sama followers kamu.

7. Terapkan insight dari monitoring

Mengalahkan algoritma manapun selalu masalah cocok-cocokkan strategi brand. Menggunakan Twitter Analytics dapat memberikan informasi mana Tweet sebelumnya yang berperforma baik agar strateginya dapat diimplementasikan ke Tweet atau kampanye yang akan datang.

Jika #HaloKawan suka artikel ini, jangan lupa share ke teman-teman #HaloKawan ya!

Kalau #HaloKawan ingin belajar mengenai branding business, social media marketing, personal branding, communication business dan masih banyak lainnya, #HaloKawan bisa lihat informasi lengkapnya di media sosial halokatalks.


Written by: Gracia Yolanda Putri

Sumber:

  1. How the Twitter Algorithm Works [2023 Guide] (2022)
  2. How The Twitter Algorithm Works & Optimizing For It (2022)
  3. Twitter algo 101 - Peter Yang (2023)
  4. Waktu Terbaik Posting di IG, FB, Twitter, Linkedin & Youtube