Admin media sosial brand yang asik dan suka nge-meme bikin kita tertarik untuk follow enggak sih, #HaloKawan? Kita jadi pengen tahu brand tersebut lagi keluar produk apa saja, dan event-event yang bersangkutan dengan mereka.

Sebaliknya, kalau admin media sosialnya sudah enggak asik, ditambah cara respons ke audiens yang kurang sopan, kita jadi tidak mau interaksi dengan brand tersebut meskipun suka dengan produknya. Wah, jangan sampai brand siapapun seperti ini, ya..

Oleh karena itu, saat ini MinKa mau bahas betapa pentingnya sebuah brand untuk memilih admin media sosial yang tepat! Simak di bawah ini, ya!

Di era digital ini, media sosial jadi penting banget untuk brand. Banyak orang yang menyebut bahwa media sosial saat ini menjadi gerbang pertama untuk mengenal sebuah brand.

Menurut The Harris Poll dari Sprout Social, 55% dari 1000 konsumen pertama kali mengenal brand baru lewat media sosial. Oleh karena itu, first impression brand kamu di media sosial harus bisa memberikan kesan yang positif, dengan semaksimal mungkin.

Media sosial sekarang jadi tempat utama dan paling mudah untuk target consumer berkomunikasi dengan brand. Banyak interaksi kecil yang terjadi di media sosial sehari-hari yang mungkin kita remehkan.

Baca Juga: Langkah Praktis: Memilih Media Sosial yang Tepat untuk Bisnismu

Tapi, apakah #HaloKawan tahu kalau  78% dari 1000 konsumen akan terdorong untuk memilih brand hanya karena interaksi yang positif di media sosial? Dengan demikian, setiap interaksi brand dengan konsumen potensial harus diperhitungkan dan membawa kesan positif. Di sinilah, titik pentingnya peran admin media sosial.

Admin media sosial, atau biasa disebut social media handler adalah orang yang berperan menangani manajemen media sosial sebuah brand sehari-hari. Tanggung jawab/ job description admin media sosial yang umum di antaranya:

  1. Mengunggah post dengan caption yang relevan dan menarik;
  2. Melakukan riset isu/tren yang relevan dengan brand;
  3. Mengembangkan rencana konten untuk diunggah ke depannya;
  4. Membalas komentar audiens atau menjawab pertanyaan/keluhan yang dilontarkan ke media sosial brand;
  5. Menjaga interaksi sosial yang berjalan sesuai dengan brand voice dan nilai-nilai brand.

Admin media sosial memiliki tanggung jawab besar untuk mengontrol brand voice yang berpengaruh terhadap branding. Brand voice adalah kepribadian khas sebuah brand yang ditunjukkan ketika berkomunikasi dengan target audiens di berbagai medium.

Target audiens menyukai brand yang memancarkan personality, yang terasa “human”  dalam setiap interaksi dan kontennya. Admin media sosial menggunakan brand voice sebagai transportasi untuk menyampaikan rasa “human” ini.

Interaksi admin media sosial yang konsisten menggunakan brand voice yang tepat dapat memberikan brand sebuah keunikan yang membedakan dengan brand lainnya, sehingga memperbesar kemungkinan brand recognition dan brand awareness.

Penting banget ya peran admin media sosial, #HaloKawan? Makanya, brand kamu harus tepat dalam memilih admin media sosial. Berikut MinKa jabarkan nih skill apa saja yang perlu dimiliki admin media sosial, serta bagaimana menemukan admin media sosial yang tepat!

Keahlian yang Harus Dimiliki Admin Social Media

1. Copywriting

Karena admin media sosial akan berkutat dengan unggahan post dalam berbagai format, maka kemampuan menulis untuk menyampaikan pesan sangat penting, #HaloKawan.

Admin media sosial harus bisa menulis dengan efektif dan menarik minat target audiens untuk memperhatikan konten sesuai aturan media sosial yang dipakai. Di sini, keterampilan copywriting sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Langkah Jitu Tingkatkan Brand Awareness Lewat Content Marketing

2. Riset isu

Agar interaksi dengan audiens terus berjalan, seorang admin media sosial perlu mengetahui isu yang sedang trending untuk membuka pembicaraan, #HaloKawan. Selain itu, isu-isu trending yang relevan dapat dipupuk menjadi ide content marketing yang dapat meningkatkan sales.

Riset juga membutuhkan keterampilan, lho. Selain isu terbaru, informasi yang dikumpulkan juga harus berdasarkan fakta dan terpercaya, serta bisa dipertanggungjawabkan. Hal ini karena media sosial brand punya peluang untuk menjadi thought leader, sehingga informasi yang disampaikan tidak boleh salah.

Baca Juga: 5 Cara PDKT dengan Target Audiens Agar Tidak Kehabisan Topik Tap In!

3. Kreativitas bercerita

Masih menyangkut soal copywriting dan riset isu, kreativitas bercerita juga jadi poin plus seorang admin media sosial.

Dari riset isu yang sudah dilakukan, admin media sosial harus bisa memilih isu yang relevan dan relate dengan audiens untuk dibahas agar mendapatkan respons yang diinginkan brand.

Pandai merespons dan berinteraksi dengan audiens juga jadi penting, agar audiens merasa didengar dan memiliki kesan positif saat berinteraksi dengan brand.

4. Social Media Analytics

Admin media sosial juga harus bisa menganalisis performa konten yang sudah diunggah. Keterampilan ini berguna untuk mengevaluasi konten dan gaya interaksi apa saja yang berhasil dan tidak berhasil saat menghadapi audiens, sehingga admin media sosial dapat mengadaptasi gaya interaksi sesuai brand voice yang sebelumnya telah ditetapkan.

Memahami social media analytics dapat membantu meningkatkan brand awareness dan engagement untuk brand.  

Baca Juga: Rekomendasi Social Media Tools Terbaik

Pentingnya admin media sosial dalam era digital kini serta keterampilan yang dibutuhkan, mencari admin media sosial memang tidak mudah. Kalau #HaloKawan sedang mencari admin media sosial untuk brand kamu, berikut MinKa memiliki beberapa tips untuk mempekerjakan admin media sosial yang tepat!

5 Cara Memilih Admin Social Media yang Tepat

Admin Social Media
Sumber: Freepik

1. Definisikan keterampilan apa yang dibutuhkan brand kamu

Setelah MinKa menjelaskan beberapa keterampilan umum yang dibutuhkan admin media sosial, coba petakan keterampilan apa saja yang dibutuhkan untuk menangani media sosial brand #HaloKawan. Apakah itu skill menulis, customer service, analisis konten, mengerti best practices media sosial, dan sebagainya.

2. Susun tanggung jawab admin media sosial brand kamu

Tentunya, #HaloKawan perlu menentukan platform media sosial apa saja yang akan ditangani kandidat admin media sosial kamu. Setelah itu, tentukan tugas apa saja yang akan menjadi tanggung jawab, serta jam bekerja mereka (freelance atau full time).

3. Pastikan pengalaman mereka sebelumnya

Selayaknya pekerjaan lainnya, coba tanyakan pengalaman kandidat admin media sosial #HaloKawan. Apakah sebelumnya mereka pernah memegang akun media sosial, atau apakah punya pengalaman menulis yang bernilai.

4. Minta mereka ceritakan proses analisis konten

Coba minta kandidat admin media sosial kamu untuk menceritakan proses analisis performa konten. Tools dan KPI apa saja yang dipakai, bagaimana mereka mengambil keputusan strategi konten.

5. Coba tanyakan deskripsi brand voice

Jangan lupa juga untuk minta kandidat admin media sosial #HaloKawan untuk menjelaskan brand voice kamu untuk mengetahui sejauh mana mereka memahami cara berkomunikasi kepada audiens yang sesuai dengan nilai-nilai brand.

Gimana, #HaloKawan? Sudah kepikiran sosok admin media sosial seperti apa yang tepat untuk brand kamu? Bila artikel ini bermanfaat, jangan lupa bagikan ke sesama teman kamu ya!

Kalau #HaloKawan ingin selalu update tentang brand news, marketing tips, dan social media update, jangan lupa untuk ikuti terus HalokaTalks!


Penulis: Gracia Yolanda Putri

Sumber:

  • How to Hire a Social Media Manager: A Recruiter’s Guide (Agustus 2021), https://sproutsocial.com/insights/hire-social-media-manager/
  • 7 Statistics That Prove the Importance of Social Media Marketing in Business (Juni 2021), https://sproutsocial.com/insights/importance-of-social-media-marketing-in-business/
  • What is a Social Media Handler? (2021) https://www.quora.com/What-is-a-social-media-handler
  • Spill Gaji Social Media Manager Berdasar Jenjang Karier, https://www.belajarlagi.id/post/gaji-social-media-manager-berdasar-jenjang-karier