Bingung dari mana cari calon pelanggan di awal-awal bangun bisnis? Sudah bagikan ke teman dan keluarga terdekat tapi ingin mendapatkan lead baru? MinKa punya solusinya, yaitu Live TikTok!

Sejak lockdown pandemi Covid-19, perilaku belanja daring banyak berubah. Karena tidak bisa mengenalkan produk secara fisik, brand mengandalkan live streaming untuk mengenalkan dan mendeskripsikan produk kepada calon pelanggan. Live streaming jadi solusi meningkatkan pengalaman virtual shopping.

Antara Maret 2020 hingga Juli 2021, pembelian live commerce naik sebanyak 76 persen di seluruh dunia. Konversi dari live shopping/ live streaming dilaporkan sepuluh kali lebih tinggi dari biasanya!

Oleh karena itu, 91 persen bisnis berencana untuk tetap melakukan live streaming untuk berjualan pascapandemi, dan 81 persen bisnis menganggap live streaming jadi prioritas pada 2021.

Baca Juga: Tingkatkan Penjualan Live TikTok di 2023 dengan 5 Tips Ini!

Manfaat TikTok Live Shopping Bagi Small Business di Indonesia

Melansir wawancara Najwa Shihab dengan CEO TikTok Shou Zi Chew, Indonesia adalah salah satu negara yang bisa mencicipi TikTok Shop pertama kali, sejak April 2021.

Wawancara Najwa Shihab dengan CEO TikTok Shou Zi Chew

TikTok melihat bahwa Indonesia memiliki banyak anak muda yang paham teknologi, sehingga fitur-fitur TikTok Shop diharapkan bisa membantu small business di Indonesia. Kini, sudah ada sekitar 2 juta small business bidang fashion yang bergabung dalam TikTok Shop.

Sebanyak 67 persen pengguna mengaku TikTok mendorong perilaku belanja. TikTok juga melaporkan kalau penggunanya memiliki potensi 2 kali lebih besar untuk membeli produk yang pernah mereka lihat di timeline.

Melansir VOA Indonesia, algoritma TikTok Live Shopping mempermudah sebuah brand untuk menemukan pembeli potensial baru dengan acak. Small business pun tak perlu mengeluarkan uang lagi untuk kerjasama dengan key opinion leader untuk mempromosikan produk mereka. Cukup dengan live, jangkauan ke pembeli sudah cukup luas.

Selain itu, live memfasilitasi interaksi langsung antara penjual dan penonton yang lebih persuasif daripada listing e-commerce biasa. Promo tertentu juga hanya bisa didapatkan oleh penonton bila berbelanja saat brand sedang live. Promo seperti ini tentunya sangat menggiurkan bagi penonton karena merasa tidak boleh ketinggalan.

Baca Juga: 3 Taktik Psychology Marketing dari Aerostreet yang Bikin Dagangan Ludes!

Oleh karena itu, #HaloKawan jangan sampai ketinggalan peluang untuk mempromosikan brand-mu lewat Live Shopping TikTok. Kalau masih belum yakin, MinKa paparkan 5 alasan kamu perlu mulai jualan di Live TikTok!

5 Keuntungan Jualan Lewat Live TikTok

1. Interaksi langsung dengan banyak pelanggan

Live streaming merupakan bentuk konten dengan format video, yang menjangkau ‘one to many’ secara real time. Dengan siaran video real time, live streaming memberikan koneksi yang lebih personal antara host dengan penonton.

Host yang memimpin live streaming memberikan elemen personalisasi dengan visualisasi bahasa tubuh, kontak mata, dan fitur wajah. Berbeda dengan siaran televisi yang terkesan formal, live streaming lebih terkesan kasual dan candid, sehingga penonton lebih merasakan kedekatan dengan host.

Sementara itu, live streaming menyediakan kolom komentar yang mempermudah interaksi penonton dengan host secara real time. Proses persuasi produk kamu akan menjadi lebih personal kepada penonton, sehingga mendorong mereka check out di keranjang kuning!

2. Jauh lebih murah dibanding Paid Ads

Tak jarang brand memanfaatkan Paid Ads di media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Namun, Paid Ads memiliki mekanisme pembayaran bidding yang tidak murah juga.

Di sisi lain, TikTok Live memberikan kemudahan menjangkau audiens dengan luas, dan hanya memerlukan gadget dengan web kamera, koneksi internet yang baik, dan akun TikTok. #HaloKawan bisa kemudian pelan-pelan meningkatkan kualitas alat yang dipakai seperti lensa, kamera, pencahayaan, dan lain sebagainya.

3. Konten live streaming bisa dipakai ulang

Penonton live streaming tidak memiliki ekspektasi konten yang formal seperti televisi. Hal ini membuat syarat-syarat dan bentuk konten live streaming menjadi longgar, sehingga kamu bisa berkreasi dengan berbagai macam bentuk konten yang paling cocok untuk menjangkau audiens kamu.

Dengan durasi yang tak terbatas juga, live TikTok bisa dimanfaatkan menjadi ajang tanya jawab, demo produk, dan tutorial, serta tentunya mengajak pelanggan untuk membeli produk.

Adapun video live yang terekam, bisa kamu gunakan ulang bila ada bagian-bagian yang menarik, lucu dan menghibur. Tinggal dipotong dan di-edit, konten potongan dari live streaming ini bisa kamu unggah di platform media sosial lain yang nantinya akan meningkatkan engagement juga.

4. Industri yang masih terus berkembang

Seperti yang kita ketahui, industri live streaming mengalami lonjakan drastis selama pandemi 2020. Menurut Statista, live streaming menjangkau hingga 30 persen pengguna internet di seluruh dunia pada kuartal ketiga 2022. Ini berarti, live streaming bisa menjadi cara efektif brand kamu menjangkau audiens lebih luas.

Tak hanya itu, Restream memprediksi bahwa pasar live streaming diprediksi akan berkembang dan bernilai 184.3 miliar US Dolar pada 2027. Grand View Research juga melaporkan bahwa industri streaming video akan bernilai 416.84 miliar US Dolar pada 2030. Sekarang ini menjadi saat yang tepat untuk memulai peruntungan live streaming!

5. Cara efektif membangun brand

Dengan live streaming, brand kamu bisa mendapatkan data pasar yang sangat bernilai tentang audiens dan performa marketing yang biasanya tidak bisa didapatkan dengan mudah. Misalnya, perbedaan jumlah penonton awal dan akhir live. Dari data ini brand bisa mengetahui apakah konten live yang dibuat sudah cukup engaging atau tidak.

Selain itu, ketika penonton menonton ulang live, bagian mana yang paling sering mereka dengarkan? Data ini dapat meningkatkan kualitas informasi yang disiarkan saat live.

Terakhir, bagaimana sentimen keseluruhan penonton terhadap live brand kamu, positif atau negatif? Feedback social listening  tentang kualitas konten seperti susah didapatkan pada data analisis yang biasanya sangat kuantitatif.

Dengan menganalisis data audiens live streaming dengan baik, kamu bisa mengenal audiens dan pelanggan brand-mu lebih dalam lagi, dan nantinya membuat konten yang cocok untuk mereka.

Baca Juga: Brand Wajib Coba! 5 Tools TikTok Terbaik untuk Tingkatkan Engagement

Di tengah evolusi konten digital yang semakin meningkatkan pengalaman penonton, live streaming bisa jadi pilihan efektif #HaloKawan untuk membangun brand dan meningkatkan penjualan! Bila artikel ini bermanfaat, jangan lupa bagikan kepada temanmu, ya!

Kalau #HaloKawan ingin selalu update dengan brand news, marketing tips, dan social media update, jangan lupa untuk ikuti terus HalokaTalks!


Penulis: Gracia Yolanda Putri

Penyunting: Stephanie Regina, Deborah Patricia

Sumber: