Adakah dari #HaloKawan yang sering bepergian ke supermarket belakangan ini? Jika pernah dan salah satu supermarket yang dikunjungi adalah Superindo, #HaloKawan pasti melihat poster indikator gula dirak-rak minuman kemasan seperti gambar di bawah ini. Selain itu, #HaloKawan juga bisa melihatnya tertempel pada label harga produk.

Marketing Funnel : Kenali Manisnya Minumanmu! Indikator kandungan gula per 100ml, <0,5gr warna kuning, >0,5gr - 6gr jingga terang, >6gr - 12gr jingga gelap, >12gr merah
Source: https://www.superindo.co.id/korporasi-keberlanjutan/indikator-kandungan-gula

Superindo menerapkan product education untuk brand-brand minuman kemasan yang ‘mejeng’ di rak display supermarket mereka. Tak hanya diedukasi melalui display di rak barang, melalui aplikasi belanja mereka yaitu Superninja, #HaloKawan juga dapat menemukan informasi indikator gula tersebut seperti yang ditulis oleh pengguna Twitter @Andriezzu yang menampilkan tampilan indikator gula pada aplikasi Superninja.

Twitter @Andriezzu tentang tampilan indikator kandungan gula di aplikasi Superninja
Source: https://twitter.com/Andriezzu/status/1660625926328299521

Diluncurkan sebagai bentuk peringatan Hari Gizi Nasional 2023 pada 25 Januari 2023 lalu, tujuan yang ingin dicapai oleh Superindo akan product education ini yaitu kesadaran untuk mengontrol asupan gula harian dan membantu pelanggan dalam pengambilan keputusan dalam mengkonsumsi makanan dan minuman. Penerapan product education ini juga diterapkan untuk mengurangi penderita diabetes di Indonesia yang mana menurut informasi International Diabetes Federation (IDF) terdapat sejumlah 19,47 juta per 2021.

Indikator takaran gula tersebut juga berdasarkan Permenkes Nomor 30 Tahun 2013, yang memberikan anjuran mengenai konsumsi gula per orang per hari adalah 10% dari total energi (200 kkal) atau setara dengan gula 4 sendok makan / 50 gram per orang per hari. Selain Superindo dengan kampanye product education-nya, cuukup ramai juga pembahasan mengenai minuman yang banyak dijual di gerai-gerai. Hal ini menimbulkan diskusi di Twitter @tirta_cipeng yang mempertanyakan apakah minuman gerai-gerai ada yang memiliki product education terkait takaran gula yang dipakai.

[Baca Juga : Ikuti Starbucks, Dunkin’ Bersama Coca Cola Bikin Kopi Kemasan Kaleng]

Dari kedua kasus di atas, yang menjadi topik dalam strategi marketing yang dibahas adalah product education. Product education sendiri adalah suatu strategi yang dibuat untuk membantu konsumen mengerti cara penggunaan, benefit, ataupun bagaimana sebuah produk dapat memenuhi kebutuhan mereka. Dalam kasus Superindo di atas termasuk dalam product education di mana Superindo sebagai brand memberikan edukasi benefit serta kandungan produk brand rekanannya untuk membantu konsumen dalam pengambilan keputusan. Tentunya product education penting diterapkan untuk membangun kepercayaan konsumen.

Seberapa Penting dan Bermanfaatnya Product Education?

Sebagai konsumen, mengetahui segala benefit maupun kekurangan dari produk yang akan dibeli merupakan satu kunci dalam keputusan pembelian. Dengan penerapan product education hal tersebut tentunya dapat tercapai karena konsumen dapat mengerti apa yang dibawa oleh brand melalui produknya. Beberapa manfaat dari product education juga akan MinKa bahas nih #HaloKawan. Yuk disimak!

1. Product Education Membentuk Kepuasan Konsumen

Saat konsumen mengetahui seluk beluk produk, dimana dalam kasus ini adalah indikator gula dalam produk minuman kemasan di Superindo, maka ada kepuasan yang terbentuk. Konsumen dapat lebih selektif dalam memilih produk sesuai dengan kebutuhannya dan mendapatkan benefit kepuasan dari sisi kesehatan yang sebelumnya mungkin terabaikan.

2. Product Education Meningkatkan Retensi Konsumen

Dengan transparansi kandungan gula yang diberikan, pelanggan akan mudah memilih brand mana yang cocok untuk mereka dan bisa jadi terus membeli produk tersebut di kemudian hari dibandingkan sebelum mendapatkan product education.

3. Product Education Membangun Kepercayaan Konsumen

Hal yang tak terlihat yang dapat berdampak pada konsumen dengan penerapan product education ini adalah terbangunnya kepercayaan konsumen. Pemberian label serta informasi kandungan gula dapat membuat konsumen yang memilih suatu brand untuk dibeli akan percaya pada brand value yang sampaikan.

4. Product Education Membuat Produsen Berinovasi

Dengan transparansi dan kampanye pengurangan angka diabetes dalam kasus di atas, produsen dapat memberikan inovasi ataupun pengembangan produk yang lebih baik lagi kedepannya. Hal ini dilakukan agar produsen dengan produk termutakhirnya juga mendapatkan kepuasan, retensi, serta kepercayaan konsumen.

Membuat product education harusnya dijadikan sebuah keharusan agar konsumen dapat mengerti lebih dalam value apa yang disampaikan oleh brand melalui produknya. Hal ini menjadi penting agar kepercayaan konsumen terbangun dan terus meningkat kedepannya kepada produk-produk terbaru yang akan dibuat oleh brand. Kalau produk #HaloKawan sendiri sudah punya product education-nya kan?

Semoga konten ini bisa bermanfaat buat #HaloKawan dan kedepannya MinKa pasti akan selalu ngasih banyak info-info bermanfaat lainnya seputar Brand News, Marketing Tips, dan Social Media Updates. Terakhir, #HaloKawan jangan lupa untuk share tulisan ini ke temen-temen yang lain ya! 😉

MinKa kali ini punya sesuatu yang gak kalah menarik nih dari pembahasan Product Education. Buat #HaloKawan yang sedang membangun personal branding terutama di platform TikTok, #HaloKawan bisa banget belajar lebih dalam personal branding di TikTok #HaloKawan biar jadi lebih efektif dan sering masuk FYP dengan klik dan enroll materi Build Your Personal Branding at TikTok di sini ya!


Written by : Indra Kurniawan

Source:

  1. https://twitter.com/txtfrombrand/status/1660315916717154304?s=20
  2. https://twitter.com/tirta_cipeng/status/1660310862912180225
  3. https://twitter.com/Andriezzu/status/1660625926328299521
  4. https://www.superindo.co.id/korporasi-keberlanjutan/corporate/press_release/super_indo_luncurkan_indikator_kandungan_gula_pada_produk_minuman
  5. https://www.superindo.co.id/korporasi-keberlanjutan/indikator-kandungan-gula
  6. https://www.storylane.io/blog/product-education-for-customer-success#:~:text=Product%20education%20helps%20customers%20understand,and%20increasing%20loyalty%2C%20and%20retention.
  7. https://www.learnworlds.com/customer-education/